Halaman Beranda

Jumat, 30 Agustus 2013

YURO, Berbaju Putih Pemenang Pilkada

FENOMENA BAJU PUTIH DALAM PILKADA



ROHADI MENGIKUTI PENGAJIAN SEORANG HABIB DI SOLO
 


Dedicated for Banteng Liar Karanganyar




Banteng Kantata (Album Kantata Revolvere)
Lagu/Lirik : Setiawan Djody
Vocal : S.Djody/S.Jabo/Doddy K.

Ragaku banteng laga
jiwaku Elang liar
Suara jerit kalbu insan
Gerakku gempa duka Bunda
Kebebasan datang, gema jiwa merdeka
Tirani tua tumbang, jiwa muda berperan
Nusantara berbunga, lepas belenggu kehidupan
Bukan harimau sirkus rumahmu belantara liar
Banteng laga liar 4x
Semua merasa reformis tokek-tokek tertawa liar
Semua bicara kebenaran, nyatanya hanya pembenaran
Banteng hitam menggeliat, Elang liar menyambar
Saatnya membuang masa lampau hitam
Memutar energi semesta masa depan
Banteng laga liar……………………..
Intertude
Banteng laga Kantata, Matahari terbit dengan berita nyata
Banteng banteng laga, tersebar dari dusun ke dusun
Banteng laga liar, tersebar dari pulau ke pulau
Banteng laga Kantata, bahwa kebenaran tak bisa dilenyapkan
Banteng laga Kantata, bangunkan benih kesatria
Banteng banteng laga, robohkan tembok tua
Banteng laga liar, singkirkan penjarah keadilan
Banteng laga Kantata, berjuang berani benar menang



BERSATULAH KAUM MARHAENIS KARANGANYAR, 
BANTENG LIAR TUMBANGKAN PENGUASA KAPITALIS!!!

Relawan Semar Siap Menangkan YuRo di Colomadu




Karanganyar  – Ribuan relawan yang tergabung dalam Semar siap memenangkan pasangan Cabup-Cawabup Karanganyar Juliyatmono – Rohadi Widodo (YuRo) untuk wilayah Colomadu. Bahkan mereka mengklaim sanggup memenangkan hingga 60 persen. 


Koordinator Relawan Semar, Suwanto, Rabu (28/8). mengatakan latar belakang dibentuknya relawan Semar adalah adanya kesamaan visi untuk membangun Karanganyar lebih baik. Seorang pemimpin, harus bisa seperti semar, bisa mengayomi wong cilik, bekerja sepenuhnya untuk rakyat. Dan hal itu ada pada pasangan YuRo.

“Kami ada karena persamaan visi untuk membangun Karanganyar lebih baik,” terangnya. Suwanto menambahkan, relawan Semar ini telah terbentuk hingga tingkat RT di seluruh desa di Kecamatan Colomadu. Anggotanya, tambahnya, merupakan orang-orang lintas partai yang menginginkan perubahan di Karanganyar.

Suwanto mengklaim untuk Desa Ngasem hampir 70 persen, Desa Bolon 40 persen, Blulukan 60 persen dari jumlah pemilih memilih pasangan nomor tiga tersebut. Suwanto menambahkan, para relawan terus bergerak ke desa lain di wilayah Kecamatan Colomadu sehingga dalam beberapa hari ke depan bisa seluruh mencapai prosentase 60 persen. “Kami yakin dalam beberapa hari ke depan bisa mencapai 60 persen,” pungkasnya.


Nanang Rahadian - Timlo.net
Rabu, 28 Agustus 2013


Selasa, 27 Agustus 2013

Jadwal Kampanye YURO



Dasar Hukum: 
LAMPIRAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR
NOMOR : 33/Kpts-K/KPU-Kab-012.329506/2013 TANGGAL : 18 AGUSTUS 2013 TENTANG PENETAPAN JADWAL KAMPANYE RAPAT UMUM DAN PERTEMUAN TERBATAS PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARANGANYAR TAHUN 2013


JADWAL KAMPANYE YU-RO

5 September 2013 : 
Penyampaian Visi dan Misi (diikuti semua  calon)

6 September 2013 : Kampanye Tertutup
7 September 2013 : Kampanye Tertutup
8 September 2013 : KAMPANYE TERBUKA KE-1

9 September 2013 : 
Debat Pilbup (diikuti semua calon)

10 September 2013 : Kampanye Tertutup
11 September 2013 : Kampanye Tertutup
12 September 2013 : KAMPANYE TERBUKA KE-2


13 September 2013 : Kampanye Tertutup
14 September 2013 : Kampanye Tertutup
15 September 2013 : KAMPANYE TERBUKA KE-3
16 September 2013 : Kampanye Tertutup
17 September 2013 : Kampanye Tertutup
18 September 2013 : KAMPANYE TERBUKA KE-4

22 September 2013 : 
MENANGKAN YURO DI TPS-TPS ANDA.

Senin, 26 Agustus 2013

Yuro Datang Dinihari

Solopos.com, KARANGANYAR –Beberapa desa di Kecamatan Colmadu, Karanganyar, Minggu (25/8/2013), saling menggelar berbagai acara. Mereka ada yang mengundang calon bupati (cabup) Karanganyar yang mereka minati masing-masing. Desa Gawanan yang menggelar jalan sehat mengundang Wabup Karanganyar namun absen.
Sedangkan Desa Blulukan yang nanggap wayang kulit semalam suntuk pada Jumat (23/8) malam mengundang tiga pasangan kandidat yang hendak bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Karanganyar, masing-masing pasangan (Ayo), (Pasti) dan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro). Namun dari ketiga pasang kandidat yang diundang hanya pasangan Yuro yang datang.
“Pak Yuli datang di wayangan pada Sabtu (24/8) dini hari kira-kira pukul 01.30 WIB ketika dalang selesai memainkan Limbuk atau Limbukan. Kalau Pak Rohadi datang sebelumnya,” papar Kepala Desa Blulukan, Sugito ketika ditemui Solopos.com, di kediamannya.
Sugito menambahkan pada Jumat malam dia mendapat laporan warganya, dari tiga kandidat yang diundang, tak satu pun ada yang hadir. Namun pada Sabtu dini hari dia kembali mendapat laporan dari warganya bahwa Yuro akhirnya hadir.
Karenanya warga menyambut pasangan yang hadir itu dengan baik. Warga mengaku maklum dengan kedatangan pasangan Yuro yang datang pada dini hari. Sebab pasangan ini pada Jumat malam dinilai mempunyai agenda padat di berbagai tempat.
Simpati warga timbul karena meskipun pasangan Yuro ada agenda padat yang waktunya bersamaan, mereka tetap mau menghadiri undangan. Karena itu meskipun datang dini hari, mereka tetap disambut dengan baik,” papar Sugito. .....

 Solopos, Senin, 26 Agustus 2013 01:45 WIB | Iskandar/JIBI/Solopos 

Gerindra Hadirkan Prabowo sebagai Jurkam Yuro

KARANGANYAR, suaramerdeka.com  
25 Agustus 2013 | 15:15 wib- 
Sebagai salah satu partai pendukung pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga bakal sepenuh hati memenangkan pasangan nomor urut tiga tersebut.
Salah satunya adalah mengusahakan datangnya Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai juru kampanye (jurkam) untuk pasangan Yuro. "Akan kami usahakan agar Pak Prabowo bisa datang dan menjadi juru kampanye Yuro, kami usahakan jadwalnya agar beliau bisa datang," tandas Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro, saat ditemui.

Sriyanto mengatakan, Prabowo sangat memberikan apresiasi kepada pasagan atau kader yang diusung Gerindra dalam setiap pemilihan kepala daerah (pilkada). Namun saat ini, menurutnya, selaku ketua dewan pembina partai, Prabowo juga sangat sibuk melakukan konsolidasi jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 dan Pemiliha Presiden (Pilpres) 2014. Sebab partai Gerindra menargetkan menang di Pileg 2014 dan mengantar mantan Danjen Kopassus dan Pangkostrad itu menjadi Presiden RI. Terlebih, Jawa Tengah adalah salah satu daerah yang diharapkan bakal menjadi lumbung suara bagi Partai Gerindra. 

Dalam kesempatan kepada Suara Merdeka, calon bupati (cabup) Juliyatmono juga berharap Prabowo Subianto bisa datang dan menjadi jurkam untuk Yuro di Pilbup 2013. "Kalau saya berharap Pak Prabowo bisa hadir dan menjadi jurkam memenangkan Yuro," tegas pria yang akrab dipanggil Yuli tersebut.

Yuli mengaku memiliki hubungan emosional dengan Prabowo Subianto, karena dahulu mereka berdua pernah membuat kegiatan kemanusiaan di Karanganyar.

( Basuni Hariwoto / CN33 / SMNetwork )

Sabtu, 24 Agustus 2013

Deklarasi Banteng Liar Jatiyoso




Sabtu, 24/8/2013 Tri Indriawati/JIBI/Solopos
Solopos.com, KARANGANYAR – Deklarasi sukarelawan Banteng Liar, yang diklaim bagian dari kader DPC PDIP Karanganyar, nyaris ricuh. Awalnya, acara halal bihalal sekaligus deklarasi yang digelar di Lapangan Tlobo Sembon, Jatiyoso, Karanganyar, pada Jumat (23/8/2013) malam itu berjalan kondusif. Namun, suasana mendadak berubah saat serombongan warga yang diduga merupakan pendukung pasangan Pasti datang.

Koordinator Sukarelawan Banteng Liar, Sastro Suparjo alias Sastro Pecok, mengatakan para pendukung pasangan Pasti datang di tengah-tengah acara. Mereka memblokade jalan menuju arah lapangan dengan menggunakan sejumlah mobil bercat gambar pasangan Pasti. Selain itu, lanjut Sastro, sejumlah orang berkaus PDIP memaksa para sukarelawan melepas kaus bergambarkan logo banteng liar yang mereka kenakan.

“Padahal mereka [oknum yang diduga pendukung Pasti] tidak diundang, tapi nekat masuk dan duduk di dalam lapangan sembari berteriak-teriak untuk memancing kekisruhan,” ujar Sastro kepada Solopos.com, Sabtu (24/8/2013).

Beruntung, massa sukarelawan banteng liar dapat tetap tenang dan tidak terpancing emosi, sehingga provokasi tersebut tidak sampai menyulut kericuhan. Menurut Sastro, aparat kepolisian serta kodim juga disiagakan untuk mengawal jalannya acara deklarasi yang dihadiri sekitar 700 pendukung tersebut.
“Aparat juga mengawal seluruh sukarelawan Banteng liar sampai pulang di rumah masing-masing, Pak Kapolres [AKBP Nazirwan Adji Wibowo] serta Dandim [Letkol Edi Basuki] bahkan ikut terjun langsung di lapangan, jadi kami sangat berterimakasih,” ucapnya.

Sastro mengungkapkan sukarelawan Banteng Liar terbentuk karena sebagian kader partai berlambang banteng moncong putih merasa kecewa pada kepemimpinan Paryono sebagai Ketua DPC PDIP. Lantaran hal tersebut, mereka memilih membidik pasangan lain untuk didukung dalam Pilkada Karanganyar.
“Terus terang kami lebih tertarik pada program Pasangan Yu-Ro [Juliyatmono dan Rohadi], sebab lebih sejalan dengan ajaran Marhaen yang kami cita-citakan,” jelas dia.***

SIKAP KAMI:
1.       Menolak setiap bentuk PREMANISME di Kabupaten Karanganyar
2.       Meminta aparat keamanan untuk bertindak tegas melawan PREMANISME
3.  Mengajak semua pendukung YURO dari setiap elemen (khususnya di JATIYOSO dan JATIPURO) agar bahu membahu dan saling berkoordinasi untuk mendukung gerakan Banteng Liar yang sampai saat ini sangat luar biasa.
4.    Mengajak semua kaum MARHAENIS Karanganyar untuk memilih pemimpin yang jujur, disiplin, setia, bisa jadi contoh yang baik dan berjuang membela kepentingan rakyat.
5.  Saat ini sedang ada operasi perusakan baliho oleh pasangan lain. Kalau pendukung YURO melihatnya/ mengetahuinya, segera diphoto lewat hp atau kamera dan dilaporkan ke Tim YURO sebagai barang bukti.
6.     Agar semua elemen terus bergerak mengambil hati masyarakat sampai tanggal 22 September 2013 jam satu siang. Sosialisasikan pasangan nomor 3 YURO dengan SANTUN, CERDAS dan EFEKTIF.